- Agustus 31, 2021
- 0 Comments
Furadan anti hama penggunaan dan manfaatnya cek disini!
Saat ini mulai dari para petani hingga penyuka tanaman rumahan terkadang risih dengan hama yang kian muncul pada tanaman, membuat tanaman mereka menjadi kurang sehat dan lama untuk berkembang.
Hama yang sering di keluhkan oleh penyuka tanaman rumahan adalah kutu putih, rayap, cacing liang, hingga semut yang bersarang didalam tanah. Insektisida dapat digunakan untuk membasmi habis mereka semua agar tanamanmu tetap segar.
Penulis merekomendasikan Furadan sebagai Anti hama pilihan
Furadan 3R adalah salah satu anti hama atau insektisida yang paling banyak kita dengar saat ini.
Furadan mengandung bahan karbofuran sehingga dapat diaplikasikan untuk mengendalikan berbagai macam jenis hama mulai dari penggerek batang, uret, siput, dan termasuk hama yang berada didalam tanah seperti kutu putih, kelabang dan lainnya.
Cara kerja Furadan sangat baik, karena butirnya mampu diserap oleh tanaman dan oleh jaringan tumbuhan disalurkan ke seluruh bagian, jadi ketika hama memakan tumbuhan pencernaannya akan terganggu dan lama kelamaam akan memusnahkan si hama itu sendiri.
Bentuknya yang bulat kecil-kecil membuatnya sangat mudah diaplikasikan. Karena cukup ditabur pada tanah atau media tanam.
Ambil sedikit saja ( kira kira ¼-½ sendok teh), lalu tabur seperti menabur garam di sekeliling atas pot/ media. Jangan lupa gunakan sarung tangan, dan mencuci tangan setelah menggunakannya.
Baca aturan di kemasan untuk penggunaan jumlah banyak.
kelebihan furadan dari anti hama lainnya adalah sebagai berikut.
- pengaplikasian mudah karena berbentuk butiran, dengan kata lain tinggal di tabur.
- Harga ekonomis, Cocok untuk kantong pengguna rumahan
- Spektrumnya luas sehingga dapat mengendalikan berbagai jenis hama
- Daya simpan Tahan lama
- Mudah didapat, di toko tani maupun toko online sudah banyak beredar
Cek Disini by ber.tanam atau Toko ini
Sekian dahulu informasi tentang anti hama furadan kali ini.
Cek info tentang pupuk, tanaman dan tutorial di blog ya.
Have a nice day :)
- Februari 14, 2021
- 0 Comments
Belakangan ini tanaman hias jadi salah satu koleksi yang populer, mulai dari anak muda hingga orang dewasa menjadi tertarik dalam aktivitas menanam dan merawat tanaman.
Jenis yang menjadi trend salah satunya adalah tanaman sirih gading. Tanaman rambat ini muncul kembali peminatnya karena mudah perawatannya dan cepat rimbunnya.
Sirih gading yang populer diantaranya ada jenis hijau corak kuning (golden pothos), variegata (marble pothos), dan Lemon (neon pothos).
Tanaman ini sangat mudah merambat di semua media, karena termasuk jenis semi-efipit yang hidupnya menumpang dengan tumbuhan lain.
Lebih
- Januari 31, 2021
- 0 Comments
Merawat tanaman monstera? Gimana sih?
![]() |
| Pic by Pinterest |
Kalian pasti sudah tidak asing lagi kan dengan tanaman yang satu ini. Yap si monstera. Daunnya yang berbelah teratur menjadi ciri khas tersendiri yang membuatnya jadi primadona.
Tanaman ini merupakan jenis dari keluarga Arum Araceae. Namanya diambil dari bahasa latin Monstrous yang berarti tidak normal, karena daunnya yang berlubang dan berbelah alami.
Tanaman ini juga dapat berharga fantastis pada jenis tertentu, contohnya Monstera Variegata. Corak putihnya yang indah membuat siapapun terpanah saat melihatnya.
![]() |
| Pic by Instagram |
Tapi kalian tau gak sih sebenarnya gimana sih cara merawat si monstera ini?
Nah kali ini mimin mau bagi bagi tips merawat monstera dari pengalaman pribadi 😙
1. Media Tanam
Pertama adalah media, yaitu dengan campuran sekam padi, tanah, cocopeat dan sedikit pasir malang. Untuk monstera disarankan untuk membuatnya poros agar pengairan teratur. Biasanya untuk paling bawah pot mimin masukan sekam mentah dahulu agar porous dan air tidak menggenang kalau kita siram.
Mimin si suka yang praktis aja. Kadang males kalau beli karungan, jadi alternatifnya beli yg kemasan jadi aja bisa dicek Disini Disini
2. Pupuk
Pupuk ini juga sangat penting untuk menunjang pertumbuhan.
Biasanya aku pakai dekastar untuk jenis indoorplant caranya cukup ditabur ke media tanam seperti gambar dibawah ini.
Pupuk kandang juga baik sebagai campuran dimedia. Agar lebih mantap semprotkan pupuk Daun Grow more atau Gandasil makin cantik pertumbuhannya.
3. Air
Intensitas air ketika penyiraman juga perlu diperhatikan saat merawat tanaman monstera.
Kamu bisa menyiramnya sekali 2 hari pada pagi / sore hari. Utamanya harus memperhatikan cuaca dan kondisi tanaman itu sendiri, jika terlihat layu kamu bisa tambah intensitasnya.
Hal yang perlu diperhatikan juga adalah memastikan tidak ada air yang menggenang dibawah pot, karena itu dapat menyebabkan akarnya menjadi busuk atau daunnya kebus.
4. Anti Hama
Hama biasanya muncul pada saat saat tertentu bisa karena faktor geografis/penempatan, cuaca, dan perawatan.
Biasakan sedia anti hama, biasanya semut atau serangga menjadikan media tanam jadi tempat bersarangnya. Kamu bisa gunakan 'furadan' untuk membuat mereka K.O.
Nah, itu dia beberapa tips yang dapat kamu gunakan untuk merawat monstera.
Nggak usah bingung kalau mau beli dimana langsung aja cek @ber.tanam ya
- Januari 30, 2021
- 0 Comments




